Senin, 21 Mei 2012
Sastra Indonesia merupakan jurusan pertama yang
didirikan pada awal pendirian Fakultas Sastra
yang waktu itu bernama Fakultas Sastra dan Budaya. Dalam program studi
Sastra Indonesia terdapat tiga peminatan, yaitu : peminatan sastra, peminatan
linguistik, dan peminatan filologi. Bidang peminatan ini dimulai pada semester
IV. Pada akhir program pendidikan seorang mahasiswa dinyatakan telah
menyelesaikan studinya apabila berhasill mengumpulkan 144 – 160 SKS.
Sastra Indonesia merupakan jurusan yang paling
fleksibel. Bukan hanya menguasai satu bidang saja, tetapi kita juga belajar
bidang yang lain. Misalnya pada peminatan filologi, kita juga mempelajari
naskah yang bersangkutan dengan kesehatan, kecantikan, tata busana dan masih
banyak lagi. Pada peminatan ini sangat mengenalkan kita pada peninggalan
kebudayaan masa lampau. Ini sangat menarik para budayawan asing untuk lebih
mengenal budaya Indonesia. Itu sebabnya kita sebagai warga Indonesia harus
lebih mengenal daripada mereka yang notabennya sebagai pendatang. Kita harus
bangga dengan budaya Indonesia yang khas. Banyak peninggalan-peninggalan yang
sudah kita sisihkan. Seperti bahasa, pakaiaan adat, tarian, musik, prasasti dan
lain-lain.
Selanjutnya,
pada peminatan linguistik merupakan ilmu tentang bahasa. Kita tahu bahwa
pengertian bahasa itu sendiri adalah system lambing bunyi yang arbiter yang
dipergunakan oleh para anggota kelompok
sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi dan mengidentifikasikan diri. Bahasa
juga berarti system. Artinya, suatu bahasa tidak dapat berdiri sendiri. Harus
ada factor-faktor yang mendukung. Seperti dramatikal (struktur), fonologi
(bunyi), dan semantik (makna). Selain itu bahasa juga sebagai siatem lambang.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar